PERKAP NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG IZIN SENPI OLAHRAGA (termasuk AIRSOFT GUN) | Forum

acepilot Apr 15 '12
ada berita yang cukup "menggedor" hati yaitu telah turunnya PERKAP NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG IZIN SENPI OLAHRAGA, peraturan ini termasuk peraturan tentang AIRSOFT GUN..
peraturan tersebut dapat diunduh di: http://www.4shared.com/...AD147CBECBD7C8.dc323
didalamnya ada 3 file tetapi yang saya soroti disini adalah file PERKAP NOMOR 8 TAHUN 2012 TTG IZIN SENPI OLAHRAGA.pdf

pasal 1 ayat 24 dan 25 berbunyi:
24. Senjata Api Olahraga adalah senjata api, pistol angin (air pistol), senapan angin (air rifle), dan/atau airsoft gun yang digunakan untuk kegiatan olahraga dan sifatnya tidak otomatis penuh(Full Automatic).
25. Airsoft Gun adalah benda yang bentuk, sistem kerja dan/atau fungsinya menyerupai senjata api yang terbuat dari bahan plastik dan/atau campuran yang dapat melontarkan Ball Bullet (BB).

pasal 4 berbunyi:
BAB II
SENJATA API OLAHRAGA
Bagian Kesatu
Jenis dan Penggunaan
Pasal 4
(1) Jenis senjata api olahraga, meliputi:
a. senjata api;
b. pistol angin (air Pistol) dan senapan angin (air Rifle); dan
c.airsoft gun.
(2) Senjata api digunakan untuk kepentingan olahraga:
a. menembak sasaran atau target;
b. menembak reaksi; dan
c. berburu.
(3) Pistol angin (air Pistol) dan senapan angin (air Rifle) digunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran atau target.
(4) Airsoft Gun hanya digunakan untuk kepentingan olahraga menembak reaksi.

pasal 5 berbunyi:
Pasal 5
(1) Jumlah senjata api olahraga yang dapat dimiliki dan dibawa/digunakan oleh atlet menembak sasaran atau target dan reaksi, dibatasi paling banyak 2 (dua) pucuk untuk setiap kelas yang  dipertandingkan.
(2) Senjata api hanya digunakan di lokasi pertandingan, latihan dan lokasi berburu.
(3) Pistol angin (air Pistol) dan senapan angin (air Rifle) dan Airsoft Gun hanya digunakan di lokasi pertandingan dan latihan.

pasal 10 berbunyi:
Bagian Keempat
Airsoft Gun
Pasal 10
Jenis  Airsoft Gun untuk kepentingan olahraga menembak reaksi, meliputi:
a. Airsoft Gun jenis Pistol; dan
b. Airsoft Gun jenis Senapan.

pasal 13 bebunyi:
Bagian Ketiga
Airsoft Gun
Pasal 13
(1) Persyaratan untuk dapat memiliki dan/atau menggunakanAirsoft Gun untuk kepentingan olahraga sebagai berikut:
a. memiliki kartu tanda anggota klub menembak yang bernaung di bawah Perbakin;
b. berusia paling rendah 15 (lima belas) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun;
c. sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan
dari Dokter serta Psikolog; dan
d. memiliki keterampilan menembak yang dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Pengprov Perbakin.

pasal 20 ayat 2 berbunyi:
Permohonan izin untuk pemilikan dan penggunaan pistol angin
(Air Pistol), senapan angin (Air Rifle), dan Airsoft Gun, diajukan kepada Kapolda u.p.   
Dirintelkam dengan tembusan Kapolres setempat, dengan dilengkapi
persyaratan:
a. Rekomendasi Pengprov Perbakin;
b. fotokopi surat izin impor dari Kapolri;
c. SKCK;
d. surat keterangan kesehatan dari dokter Polri;
e. surat keterangan psikologi dari psikolog Polri;
f. fotokopi  KTA klub menembak yang bernaung di bawah Perbakin;
g. fotokopi KTP;
h. daftar riwayat hidup; dan
i. pasfoto berwarna dasar merah ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
dan ukuran 2 x 3 cm sebanyak 2 lembar.

di banyak grup-grup bedilers di facebook sedang ramai dibicarakan sekaligus disayangkan karena peraturannya dinilai terlalu ketat..

mohon tafsirnya dari para sesepuh sekalian, karena saya bukan orang hukum jadi pemahaman saya terhadap perkap ini masih gamang, jadi mohon pencerahannya..
salam..

-------------------

tulisan diatas saya copy dari thread saya yang berjudul "satu lagi pemilik airsoftgun ditangkap oleh polisi"..
karena saya bukan orang hukum maka akan saya ajukan pertanyaan pancingan..

1. bagaimana kekuatan hukum perkap diatas?

2. apakah perkap diatas baru menjadi draft atau sudah berketetapan hukum?

3. pada pasal 4 ayat 4 disebutkan bahwa (4) Airsoft Gun hanya digunakan untuk kepentingan olahraga menembak reaksi, lalu bagaimana dengan war game yang sepertinya tidak disinggung dalam perkap diatas? dilarang atau belum ada keputusannya?

4. pasal 5 ayat 3 berbunyi (3) Pistol angin (air Pistol) dan senapan angin (air Rifle) dan Airsoft Gun hanya digunakan di lokasi pertandingan dan latihan..
Apakah kalau kita mau memindahkan unit airsoft dari tempat latihan ke rumah atau sebaliknya harus ada surat pengangkutan senjata api seperti dalam file LAMPIRAN PERKAP NOMOR 8 TAHUN 2012 TTG IZIN SENPI OLAHRAGA.pdf (form K tentang format izin pengangkutan)?

5. akankah PERKAP ini menjadi peraturan yang betul-betul ditegakkan ataukah peraturan tinggallah peraturan?
kalau saya sih berdoa supaya peraturan ini tinggallah peraturan, karena jika ini berlaku akan memakan banyak biaya dan banyak prosedur yang harus dilewati, belum lagi tiap airsofter harus masuk kedalam club yang dinaungi oleh PERBAKIN..

mau mainan aja koq repot..
The Forum post is edited by regroup Apr 19 '12
Begundal13 Apr 16 '12
waduhhh.. repot dah urusannya... #tepokjidat...

para suhu.. ditunggu nih pencerahannya...


shark May 9 '12
Haddeecchhh.... menurut ane sich berlebihan. Makin banyak aturan pengurusan ijin, makin rawan peluang "pungli". Sekarang tergantung kitanya aja. Airsofter sejati pasti punya etika, y gak? Gini aja.... ambil contoh "pisau". kalo orang yang bawa pisau dipake merampok, membunuh ato mengancam, tentu salah. Tapi kalo pisau dipake masak... gk pa2 khan? Masak nenek ane yg di rumah harus ngurus ijin kepemilikan pisau. Gk lucu ahh.... Mungkin cukup harus bergabung ke salah satu club aja, setidaknya ada penanggung jawab dari komunitas pemegang ersop. Apalagi Perbakin sudah mengakui airsoft. Di dunia pun komunitas udah banyak. Udah ahh... yg penting etika tetap kita pegang. setuju, Bro???
abulj May 14 '12
Setuju, maju terus, pantang mundur


misano May 14 '12
ketat banget nih peraturan, bisa pensiun nih airsofter indonesia ckckck

btw ijin copas buat trit gw di forum tetangga bro
Dhiemsam May 15 '12

saran sih mending daftarin diri ke Shooting2 Club yang resmi berada di bawah naungan perbakin, dan itukan salah satu syarat dr perkap itu sendiri..karena ketika kita bermasalah dengan unit kita biasanya yg akan mengurus dr shooting club dimana kita terdaftar....

cuma saran lho bro   ;)

acepilot Dec 20 '12
menjawab pertanyaan dari om omni..
"@ AcePilot : Kalau perorangan mau buat Surat Perizinan AEG, sebaik nya lewat mana ya ?

karena ada info adalah : Perbakin hanya menakui Hand-Gun dan buka AEG- Riffle.

sedangkan kita sudah lebih dari 1 tahun memiliki AEG ini.

tolonk bantu donk bagaimana nie, karena dengan adanya Perkap dari Polri, adalah sebagai pemilik ; kita adalah ILLEGAL.

bagaimana donk agar Legal. kita tidak mau melawan hukum ...."

saya coba jawab ya om..
pertama, peraturan yang mengikat airsot belum benar-benar jelas..
yang kedua, jika peraturan belum benar-benar jelas maka saya merujuk kepada peraturan yang paling jelas (yaitu yang mencantumkan kata-kata "airsoft" walaupun saya rasa peraturan ini masih buram), yaitu menurut PERKAP No.8 Tahun 2012 maka airsoft, senapan angin dan pistol angin secara hukum dipandang SAMA, (sama secara prosedur, dan sama dimata hukum), masalah ada yang menerima atau tidak kalau airsoft disamakan dengan senjata itu urusan YBS..

Jadi kemaren saya tanyakan ke forum-forum bedilers senapan angin di facebook, karena ada ambigu disini, ada teman yang mendaftarkan UNITnya langsung ke KEPOLISIAN, dan ada juga yang ke PERBAKIN dahulu lalu baru ke KEPOLISIAN..

Jadi secara umum ada 2 jalur:
1. kalau mau simple ya langsung ke KEPOLISIAN..
2. kalau mau ribet tapi suratnya lengkap ya silahkan merapat ke club untuk menjadi anggota club, baru ke PERBAKIN, setelah itu baru ke KEPOLISIAN..

konsekuensi dari jalur yang pertama saya kurang mengetahui, kalau konsekuensi yang kedua ribet tetapi surat lengkap (dari PERBAKIN, dan KEPOLISIAN).

kalau ke PERBAKIN terlebih dahulu harus menjadi anggota club --> anggota PERBAKIN --> surat rekomendasi untuk mendaftarkan UNIT di KEPOLISIAN --> mendaftarkan UNIT ke KEPOLISIAN (ribet banget)..

kalau syarat mendaftarkan UNIT langsung ke KEPOLISIAN setempat (SESUAI KTP dan KK) sih simple:
persyaratan di kota solo
Biaya 30.000
Foto 3x4 3lbr
Foto 4x6 3lbr
Foto copy KK n KTP 1lbr
Materai 6000 1pcs
Klo di kota lain kurang tau
jangan lupa mencatat merek, jenis dan nomor seri UNIT yang akan didaftarkan

1 surat untuk 1 unit airsoft, jadi kalau punya 10 pucuk airsoft ya harus punya 10 surat..
kalau saran saya pribadi lebih baik ikut yang jalur ke-2 saja, ribet sih tetapi kan jadi lengkap, saat nanti peraturan yang mengatur airsoft sudah benar-benar jelas maka anda sendiri yang akan diuntungkan..
langkah ini untuk menghindari aparat yang ngambil "untung" atau cari "kelemahan"..
coba saat razia ternyata si aparat minta surat senjata dari PERBAKIN dan KTA PERBAKIN JUGA? kan repot kita jadinya..

sayapun menyarankan kepada saudara-saudara disini yang "capable" untuk menjadi anggota PERBAKIN diharapkan juga segera join ke PERBAKIN supaya lebih tenang dan lebih aman dalam bermain airsoft, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dilapangan, dikhawatirkan ada aparat yang "iseng", bukannya menjustifikasi bahwa aparat itu iseng tetapi ini hanya tindakan preventif..
salam..
CMIIW..
The Forum post is edited by acepilot Dec 20 '12
acepilot Dec 20 '12
contoh surat dari KEPOLISIAN
*untuk surat dari kepolisian bisa diuruskan secara KOLEKTIF..
The Forum post is edited by acepilot Dec 20 '12
acepilot Dec 20 '12
Contoh surat rekomendasi dari PERBAKIN
Attachments:
  168869_4117616949575_706862944_n-2.JPG (64.17Kb)
acepilot Dec 20 '12
yang jadi acuan lain adalah SKEP KAPOLRI NO.SKEP/62/8/2004 tgl.16 September 2004 tentang pengawasan, pengendalian, dan pengamanan senjata api non organik TNI/POLRI, kemudian disusul MAKLUMAT KAPOLDA JATENG nopol.MAK/04/VII/2009 tgl.22 Juli 2009, tentang Tindakan Kepolisian trhdap anggta PERBAKIN dan MASYARAKAT yg memiliki dan menggunakan senjata api maupun senapan angin di wilayah HUKUM POLDA JATENG, maka terbitlah HIMBAUAN perijinanno.8/5/III/2011/INTELKAN yg dikeluarkan POLREST SURAKARTA.
yg menjadi pernyataan adalah apakah POLDA DI WILYAH LAIN juga menindak lanjuti SKEP KAPOLRI itu?

ACUAN:
http://regroupteam.com/forum/topic/134
ACUAN:
The Forum post is edited by acepilot Dec 20 '12
Attachments:
  533168_207701012678329_579286391_n.jpg (92.59Kb)
acepilot Dec 20 '12
PROSEDUR MENJADI ANGGOTA PERBAKIN

Proses menjadi anggota Perbakin :
1. Hubungi Pengda / Pengcap PERBAKIN dan minta informasi
2. Terlebih dahulu anda harus menjadi anggota klub/perkumpulan. Pilih dan hubungi klub terdaftar dan diakui PB Perbakin/Pengda setempat yang anda inginkan. Penuhi persyaratan-persyaratan keanggotaan yang diwajibkan oleh masing-masing klub
3. Setelah satu tahun menjadi anggota klub, keanggotaan anda akan di proses ke Pengda/Pengcap PERBAKIN, dengan syarat-syarat yang ditentukan,al.
- mengisi formulir keanggotaan Perbakin
- meminta rekomendasi 2 (dua) orang angg.
Perbakin yg aktif,FC KTP dan KTA nya.
- SKCK
- pas foto-4x6 4 lbr;3x4 4 lbr
- surat ket.dokter sehat jasmani dan rohani
- umur minimal 14 th u/atlet target
umur minimal 21 th u/atlet berburu
4. Untuk atlet berburu dan atlet tembak reaksi, wajib mengikuti dan lulus pendidikan khusus.
5. Berkas pengajuan keanggotaan anda akan dikirim oleh pengda ke PB.PERBAKIN
6. Bila seluruh persyaratan telah dipenuhi, maka anda akan mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dikeluarkan oleh PB.PERBAKIN, ditandatangani oleh ketua umum tersebut berlaku untuk jangka waktu 1 (satu ) tahun,dulu 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang dengan syarat-syarat tertentu.Pas foto,FC Sertifikat Penataran Berburu,FC KTA,FC KTP dan ditanda tangani oleh ketua klub bersangkutan.
7. Kartu Tanda Anggota PERBAKIN sebagai bukti sah anda menjadi anggota PERBAKIN dan dapat digunakan untuk persyaratan pembelian senjata, peluru, mengikuti kejuaraan, dan lain-lain.

KTA PERBAKIN berdasar Pihak yg mengeluarkan terdiri dari : KTA Pengda dan KTA PB.
KTA Pengda biasanya dikeluarkan untuk anggota klub terdaftar di Pengda setempat. Jg sebagai salah satu syarat untuk membuat KTA PB.Perbakin
KTA PB. PERBAKIN berdasar peruntukannya terdiri dari : KTA ATLET TARGET , KTA BERBURU dan KTA Tembak Reaksi.
KTA untuk Atlet biayanya jauh lebih murah dan pengajuannya lebih mudah tergantung masing-masing Pengurus Daerah.
Anggota Perbakin harus mengikuti “Ujian Ketrampilan Menembak” yang diadakan oleh Pengda Perbakin bekerja sama dgn Pihak terkait (Polri, Dep.Kehutanan serta pengawas dari PB. Perbakin). Hari pertama Peserta akan diberi pengarahan & cara2 menembak senjata api. Senjata boleh bawa senciri atau menggunakan senjata yg disediakan panitya (biasanya SS 1), cukup mengganti biaya amunisi. Jarak sasaran 100 m, Amunisi sebanyak 15 butir, untuk posisi tiarap/prone 5 btr, duduk 5 btr, berdiri 5 btr. Hari ke2 baru Pelaksanaan Ujian. Hasilnya berupa : Lulus Kelas I (tertinggi, kl ga salah nilai diatas 70), Kelas II, dan Kelas III, serta Tidak Lulus. Apbl tdk lulus boleh mengulang pada Ujian berikutnya.
Khusus untuk KTA Berburu juga harus lulus “Penataran Berburu” dari PB Perbakin dan mendapatkan sertifikat. Biasanya selama 2 hari. Materi penataran meliputi :
1. kumpulan peraturan perundang undangan yg mengatur senjata api non organik TNI/Polri u/olah raga anggota Perbakin

2. kumpulan undang2 no.5 th 1990 ttg konservasi sumber daya manusia hayati dan ekosistemnya,dan peraturan pemerintah no.13 th 1994 ttg perburuan satwa buru

3. pengetahuan senjata dan amunisi u/berburu

4. perluasan cakrawala berburu di Indonesia

5. upaya mengatasi kecelakaan dalam perburuan dan survival.

6. dulu ada pengetahuan medan dan kompas,sekarang sdh ditiadakan,sayang .

Sayangnya Penataran Berburu ini msh jarang diadakan (tdk tiap tahun ada). Sehingga apbl ingin cepat hrs cari info pengda mana yg dlmthn ini mengadakan Penataran Berburu.
setelah lulus/mendapatkan KTA perbakin, KTA tersebut dapat digunakan sebagai syarat untuk membeli senjata api berburu,dan amunisinya.
Tahap selanjutnya untuk Berburu adalah mengajukan Akta Berburu Babi Hutan/buku ijin berburu (biayanya beda dgn KTA),yg berlaku selama 1(satu) tahun. Akta berburu ini hrs dilaporkan & dicap oleh Polsek setempat di daerah perburuan, baik pd wkt kedatangan maupun pd saat meninggalkan lokasi.

Harus diingat bahwa Senjata Api dlm sehari-hari tdk boleh disimpan dirumah. (harus disimpan ditempat penyimpanan senjata api/Gudang Senjata.
Dalam hal ini untuk Pengcab yg blm py Gudang Senjata sendiri biasanya disimpan di gudang senjata Polres setempat. Utk Pengcab yg sdh punya gudang senjata sendiri, biasanya dibangun sendiri ttp lokasi berada di dalam Polres & kunci dipegang baik oleh Pengurus Pengcab Perbakin jg dipegang oleh Polres. ( jd tdk bs msk tanpa seijin Polres)
Senjata Api bisa dikeluarkan untuk keperluan Latihan dan Pertandingan atau Berburu.
setiap kali mengeluarkan senapan untuk kegiatan apapun harus mengajukan SIASA (Surat Ijin Angkut Senjata Api), batas waktu dan jumlah peluru disesuaikan dengan keperluan. Ut kegiatan berburu amunisi pasti tdk sebanyak apbl ut latihan.

untuk KTA PERBAKIN bid. tembak TARGET, mekanismenya juga harus mengikuti penataran tembak target, biasanya lebih mudah dibandingkan KTA berburu,
Utk tembak reaksi perlu persyaratan lain lagi.
Utk mendapatkan KTA TR, peserta harus terlebih dahulu ikut club2 menembak yg menggunakan senpi pistol yg diakui oleh PB , lalu mengikuti & lulus dr penataran IPSC.

Untuk Informasi lebih lanjut hub

PB. PERBAKIN
Jl. Gelora Senayan Jakarta 10270
Phone: (62) 21 573-7128
Fax: (62) 21 573-3639
acepilot Dec 20 '12
KETENTUAN AIRSOFTGUN SENJATA MAINAN :

Rabu, 27 Agu 2008

Prosedur Kepemilikan dan Penggunaan Senjata Mainan CetakCetak    Senin, 25 Agustus 2008

Perihal          :   Penjelasan tentang prosedur kepemilikan dan penggunaan senjata mainan /  air soft guns

 

1.                   Rujukan :

 

a.                   SuratKeputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api dan amunisi non organik TNI / POLRI

 

b.                   Telegram Kapolri No. Pol. : TR/768/IV/2008 tanggal 10 April 2008 perihal wasdal peredaran senjata mainan / air soft guns secara ilegal.

 

c.                   Nota Dinas Kabid Telematika Polda Jatim No. Pol. : B/ND-168/VI/2008/Bid Telematika tanggal 30 Juni 2008 tentang Pengaduan masyarakat.

 

2.                   Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, terkait dengan prosedur perijinan kepemilikan dan penggunaan senjata mainan / air soft guns disampaikan sbb:

 

a.                   Bahwa senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) digolongkan sebagai peralatan keamanan sebagaimana dimaksud Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004.

 

b.                   Dalam hal pemilikan dan penggunaan, pembawaan dan penyimpanan peralatan keamanan belum diatur dalam perundang-undangan atau ketentuan lainnya namun dilihat dari akibat penggunaannya dapat membayakan bagi keselamatan jiwa seseorang dan dapat digunakan untuk melakukan kejahatan, maka untuk kepemilikan dan penggunaannya diberlakukan seperti senjata api.

 

c.                   Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) dapat diberikan izin penggunaan dan pemilikan dan nomor registrasi diterbitkan oleh Kabid Yanmin Baintelkam Polri.

 

d.                   Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) diberikan untuk peruntukan olahraga menembak target dan tidak diberikan untuk peruntukan bela diri.

 

e.                   Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (air soft guns) yang telah mendapatkan izin penggunaan dna pemilikan dapat disimpan dirumah dengan surat izin penyimpanan dari Polda setempat.

 

f.                     Persyaratan kepemilikan dan penggunaan sebagai berikut :

 

a.             Surat ijin import.

b.             Rekomendasi Pengda Perbakin / club menembak.

c.             Anggota Perbakin / club menembak.

d.             Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

e.             Umur 18 s/d 65 tahun.

f.               Pas foto ukuran 2 x 3 sebanyak 4 lembar.

Sumber : http://www.komisikepolisianindonesia.com/...p?page=ruu&id=97

acepilot Aug 25 '13
acepilot Aug 25 '13
acepilot Aug 25 '13
pramkocrot Aug 28 '13
Dari semua sub bab yang dimuat dalam peraturan yang ada lebih menunjuk kepada pengguna dengan target yang menurut pemahaman saya adalah tembak reaksi (IPSC), baik yang menggunakan unit api maupun unit airsoftgun. Lalu bagaimana dengan unit yang digunakan untuk skirmis? Apakah harus memiliki ijin juga?


Ijin masukan teman2 sekalian... Kalau menurut saya, kita sebagai pehobi cukup dengan mendaftarkan diri pada wadah yang dapat menaungi posisi kita sebagai airsofter. Perihal berapa unit yang dimiliki atau jenis unit apa saja, mungkin belum sampai kearah sana. Cukup dengan nama yang terdaftar dan tata cara memperlakukan unit (seperti orange tip dan aturan cara membawa dalam kendaraan). Intinya kalau kita mau, kita harus "satu" dulu. Apakah dengan daftar yang mungkin akan menambah biaya bulanan/tahunan saudara2 airsofter kita yang lain akan setuju?


Disini tujuan kita sesama pehobi pasti sama, menyelamatkan hobi kita dan menghilangkan paradigma negatif mengenai hobi airsoft. Dengan kata lain membantu mempersempit ruang gerak "koboi2 jalanan" yang menggunakan unit airsoft. 


Hidup Airsofter Indonesia!!!

The Forum post is edited by pramkocrot Aug 28 '13

Site Sponsor

reload