SUKIRTURAHIM - Lupakan Perbedaan Waktunya Bersalam salaman from abah's blog


Teriknya matahari di tengah perbatasan antara kota Bogor dan Depok Cimanggis rupanya tidak menyurutkan para airsoft junkies yang berjumlah 127 orang berkumpul dari belahan kota benar-benar niat hadir untuk bisa mengikuti acara Sukirturahim yang di organize oleh Federasi Airsoft Indonesia. Terbukti dengan hadirnya team Raptor, C.A.T, Black Hawk, Marsoc, BlackSquad, Blade, Janur Kuning, Tandur, Solid Trooper, Black, Kocrot, Kopast, Frog Fighter, dan Wanted. Mungkin judul  Sukirturahim  yang membuat teman-teman ini serasa enteng mau menyempatkan hadir. Jadi mau sedikit cerita tentang arti Sukirturahim (tolong koreksi yah kalo salah), mungkin banyak yang belum familiar dengan kata sukir terutama diluar daerah jabodetabek-dung (dung-bandung maksudna) Sukir adalah plesetan dari skirmish, asal muasalnya sendiri kenapa jadi sukir saya juga tidak tahu yang pasti enak aja melesetin skirmish jadi sukir. Nah, kembali lagi ke Sukirturahim. Sukirturahim menurut jendral donny Hendaris adalah Sukir Tu Rahim artinya Skirmish sambil Silaturahim. Cukup unik, karena inti dari acara ini memang Silaturahmi. Sementara biasanya acara-acara skirmish menggunakan judul-judul sangar seperti di film perang teman-teman FAI ini malah berani menyuguhkan yang berbeda.



Acara Sukirturahim berlokasi di Kementerian Kehutanan Unit Pusat Kearsipan Jalan Raya Jakarta - Bogor Km 37,2 Cimanggis Depok ini seperti biasa dimulai pukul 8.00 pagi, ngaret dikit it's okelah dimulai dengan game pertama sukir dilahan percontohan hutan yang cukup mewakili nuansa perang hutan. Penyelenggara sengaja membuat skenario Death match agar peserta dapat beradaptasi mengenali medan adapun kontur dan tumbuhannya memang asik untuk pecinta jungle warfare di lokasi ini.






Demi menjaga mental para prajurit plastik pastinya perlu dikasih amunisi nasi kotak pada jam makan siang. Lalu dilanjut game skenario ke dua TOA HUNTER. Serem betul judulnya. Game kedua ini meggunakan sistem re-spawn dengan misi merebut toa lawan yang dibawa oleh medic. Setiap peserta yang terkena Hit dapat hidup kembali jika menyentuh medic. Namun sebaliknya medic tidak dapat dihidupkan kembali jika terkena hit. Dan team yang berhasil merebut toa dan membunyikan sirene maka team tersebutlah pemenangnya. Suasana hutan yang biasanya sepi tiba-tiba jadi meriah dengan suara roof AEG dan teriakan pemain.


Berbeda dengan skirmish di samping hutan dengan lokasi terpisah suasananya malah hening, memang itulah yang dibutuhkan para penembak jitu kelas Sniper Alley. Pesertanya pun tidak begitu banyak terdiri dari perwakilan team Banditos, Marsoc, K.A.C, C.A.T, dan Blade. Lalu dilanjut seru-seruan Sukirturahim dengan kompetisi Shoot Off di tengah lapangan.


Sniper Alley








Shoot Off



Disela acara Shoot off hadir pula bapak-bapak dari KONI dan Polri turut meninjau acara ini sambil beramah tamah dengan para airsofter. Semoga dengan hadirnya para tokoh ini dapat memberikan nilai positif demi kemajuan komunitas airsofter di tanah air. 


Akhirnya, acara ini tidak sekedar memompa adrenaline dan menghamburkan BB, kegiatan bakti sosialpun tidak luput untuk membantu sesama dengan memberikan santunan kepada yatim piatu. Diharapkan dengan kegiatan positif ini airsofter disetiap acaranya tidak hanya meninggalkan BB yang berserakan namun dapat memberikan sesuatu yang berguna bagi masyarakat sekitarnya.








Previous post     
     Next post
     Blog home

Say Something ...

No comments
You need to sign in to comment

Post

By abah
Added Sep 11 '12

Tags

Rate

Your rate:
Total: (1 rates)

Archives

Site Sponsor

reload